Lagu Cinta Krishna Balagita

Like This!

Krishna Balagita, mantan kibordis Ada Band merilis band anyar bernama 6nam 9embilan. Berbekal kemampuan melahirkan lirik dan nada melodius, sebagaimana yang telah dia lakukan di bandnya terdahulu, dia masih menawarkan tembang melodius sebagai dagangan utama.

Sasaran jualnya, sebagaimana diakuinya di Jakarta, kemarin, adalah pasar penikmat musik wanita. Hal itu dibuktikan lewat singgel hit bertajuk ”Mengapa Kau Lari”. Lewat singgel andalan itu, ”Saya sengaja menciptakan nada dan melodi yang menyentuh hati,” katanya.

Nama 6nam 9embilan, menurut dia merujuk pada simbol keseimbangan. Yaitu keseimbangan yang menilik pada lagu-lagunya yang sengaja ditujukan kepada kaum hawa, tapi dinyanyikan oleh kaum adam. Atas alasan itulah, dia menganalogikan dengan simbol 69.

Untuk mewujudkan keseimbangan yang dia maksud, maka hampir dipenciptaan setiap karyanya, Krishna cenderung menciptakan semua lagunya dari proses refrain terlebih dahulu. Setelah itu, lirik baru mengikuti dibelakangnya.

Selain itu, biasanya proses kreatifnya bermula jika dia menemukan sebuah nada tertentu. Jika nada itu masih membekas keesokan harinya, maka jadilah sebuah nada dan melodi utuh. Dan jika nada dan melodi yang terngiang terus dikepalanya telah rampung utuh dalam sebuah lagu, maka ia akan cenderung sukses di pasaran.

Pada album bertajuk Rebirt yang penggarapannya juga dibantu Charlie ST 12 itu, Krishna didukung Rizal Rakhmandika Ramadhan sebagai vokalis, Jami Hirepadja (gitar), dan Rega Vanjiwara (drum). Selain singgel hits ”Mengapa Kau Lari”, terdapat sembilan singgel lainnya, yang menurut dia, temanya beragam tapi saling mengait satu sama lain. Diantaranya singgel ”Pergilah Cinta”, ”Ku Harus”, ”Cinta Sejatiku” dan ”Anugrah Cinta”.

Rekam Jejak Krishna
Pada tahun 1997, bersama Ada Band, Krishna merilis album Seharusnya, bersama sekawannya; Ibrahim Imran atau Baim (vokal), Iso Edy Himawarso (synthesizer), Suriandika Satjadibrata (bass), dan Elif Ritonga (drum). Pada tahun 1999, masih bersama Ada Band merilis album kedua bertajuk Peradaband 2000.

Disusul kemudian dengan album Tiara pada tahun 2001. Selajutnya dia merilis album solo instrumental Sign of Eight pada 2002, dengan dukungan sejumlah musisi ternama seperti Indra Lesmana, Gilang Ramadhan, Dewa Budjana, Tohpati, Indro Hardjodikoro, dan Arief Setyadi.

Berikutnya, album ke empat Ada Band berjudul Metamorphosis (2003) berhasil dia dirilis ke pasar, dengan formasi Ada Band waktu itu terdiri dari Krishna Balagita (piano & keyboard), Suriandika Satjadibrata (bass), Mrashal Surya Rahman (gitar), Rama Yaya Saputra (drum), dan Donnie Cahayadi Sibarani (vokal). Dilanjutkan dengan album Discography (2003).

Kemudian lewat album ke lima Ada Band bertajuk Heaven of Love (2005), semakin meneguhkan namanya sebagai kreator lagu-lagu hits. Disusul album keenam Rhomantic Rhapsody (2006), ketujuh Cinema Story (2007). Masih pada tahun 2007, Krishna merilis album solo Krishna & the New Spectrum dengan sub judul Light from Heaven.

Pada album ini dia melibatkan Ian Radja, Dudi Yovi & Nuno, Zaky ex Kapten, Happy Salma, dan Ale. Setelah keluar dari Ada Band, dia juga sempat membentuk band bernama de Spectrum dan merilis album Sahabat Setia (2008).
(Benny Benke/CN15)
Suara Merdeka CyberNews.

One thought on “Lagu Cinta Krishna Balagita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s